Pengaruh Konsistensi Strategi Komunikasi Financial Public Relations terhadap Stabilitas Harga Saham
Keywords:
Komunikasi, Strategi, Volatilitas, FPRAbstract
Penelitian ini menguji sejauh mana konsistensi dalam implementasi strategi komunikasi korporat, khususnya dalam kerangka financial public relations (FPR), memengaruhi stabilitas harga saham perusahaan yang terdaftar di bursa efek. Strategi komunikasi yang konsisten diasumsikan berperan penting dalam mengurangi asimetri informasi dan memperkuat kepercayaan para pemegang saham (investor). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, stabilitas harga saham diukur melalui tingkat naik turunnya (volatilitas) historis. Adanya IPO atau go public memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan dana murah. Hasil (diharapkan) menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan pola komunikasi yang stabil dan terintegrasi (keselarasan narasi antara laporan keuangan, press release, dan interaksi analitik) berhasil membangun ekspektasi rasional di pasar, yang secara efektif bertindak sebagai jangkar, sehingga memiliki potensi volatilitas harga saham yang lebih rendah. Temuan ini menegaskan peran krusial fungsi PR sebagai katalisator transparansi dan prediktabilitas pasar, yang berkontribusi langsung pada stabilitas nilai perusahaan di mata pemegang saham. Penelitian ini menelusuri pengaruh keselarasan pendekatan komunikasi humas keuangan (FPR) terhadap ketegaran harga saham pada emiten BEI. Menggunakan metode kualitatif analisis isi, studi mengurai 175 siaran pers fiskal, ringkasan akhir tahun, dan catatan rapat investor dari 20 perusahaan era 2019-2024. Keselarasan FPR dinilai dari kesesuaian isi pesan, irama penyebaran, dan corak bahasa stabil, yang meredam guncangan nilai saham akibat kabut pasar.
References
Agustin, H., & MM, S. (2023). Buku Referensi METODE PENELITIAN EKONOMI DAN BISNIS (Konsep dan Contoh Penelitian). Mega Press Nusantara.
Almilia, Luciana Spica (2004). “Analisis Faktor‐faktor yang mempengaruhi kondisi financial distress Suatu Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta”. Simposium Nasional Akuntansi. Ke.VI.Hal. 546‐564.
Astiani, D., Ridha, M., Tyas, L. H., & Azkia, A. (2025). Fundamental Komunikasi dalam Organisasi. Jurnal Komunikasi dan Kewirausahaan, 1(1), 28-35.
Azzahra, N., Ridha, M., Andefta, N. M., Ilahi, R., & Sari, V. K. (2025). Analisis keterkaitan kepemimpinan, komunikasi efektif dan kinerja dalam efektivitas organisasi profesional. Jurnal Komunikasi dan Kewirausahaan, 1(1), 1-6.
Boedie, Z., Kane, A., and Alan, M.J., (1995), Investment, Second Edition, Von Hoffman Press Inc. USA.
Fama, E., dan French, K. (1998). “Business Condition and Expected Return on stocks and bonds”. Journal of financial Economic.
Fierda Nurany, S. A. P., & KP, M. (2025). Public Relations Masa Kini: Strategi, Etika, dan Protokoler untuk Dunia Digital. Jakad Media Publishing.
Grunig, J. E., & Hunt, T. (2002). Public Relations: Strategies and Tactics. Person Education.
Hardiningsih, Pancawati., Suryanto., Chariri, A. (2002),“ Pengaruh Faktor fundamental dan resiko ekonomi terhadap Return saham pada perusahaan di Bursa Efek Jakarta : Studi kasusu Basic Industry & Chemical “, Jurnal Strategi Bisnis, vol, 8. Des. Tahun VI.
Lusiana Wahyu Eka Agustina, Nurita Andriani, Muhammad Syarif (2025).Strategi Corporate Social Responsibility Untuk Stabilitas Saham dan Keberlanjutan Bisnis Pasca Initial Public Offering (IPO) JIMEA. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 1, 2025.
Merton, R. C. (1987). A Simple Model of Capital Market Equilibrium with Incomplete Information. The Journal of Finance, 42(3), 483-510.
Mok, Henry MK. (1993), Causality of Interest Rate, Exchange Rate, and Stock price at Stock Market Open and Close in Hongkong”, Asia Pacific Journal of Management. Vol.X. hal 123‐129.
Nana, U. (2025). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS (MD&A) SERTA PENGARUHNYA TERHADAP REAKSI PASAR.
Nurdina, H., Akbar, T., & Nugraha, Y. R. Y. (2024). Dampak Boikot Konsumen terhadap Fluktuasi Harga Saham Starbucks: Analisis Empiris. Jurnal Administrasi Profesional, 5(2), 109-121.
Ridha, M., Astiani, D., Azkia, A., Ramadhani, A., & Zain, F. M. (2025). Kekuatan Komunikasi: Fungsi dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Manusia. Komsospol, 5(1), 48-54.
Sangkyun, Park (1997). “Rationality of negative Stock Price Responses to Strong Economics Activity” Journal Financial Analyst, Sept/Oct 1997.
Setyorini, dan Supriyadi. (2000). “Hubungan Dinamis antara Nilai Tukar Rupiah dan harga saham di bursa efek Jakarta Pasca Penerapan Sistem devisa Bebas Mengambang”. Simposium Akuntansi Nasional. Ke III. Hal 771‐793.
Shiller, R. J. (2000). Irrational Exuberance. Princeton University Press. (Sumber Asli: Buku, tapi dapat diperlakukan sebagai referensi konsep volatilitas).
Spence, M. (1973). Job Market Signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355-374.
Suciwati, Desak Putu (2002), “Pengaruh Resiko Nilai Tukar Rupiah Terhadap Return Saham: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEJ”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, vol.17 No.4: 347‐360
Tirapat, Sunti., dan Aekkachai Nittayagasetwat. (1999),“An Investigation of Thai listed Firm’s Financial Distress Using Macro and Micro Variables”, Multi National Finance Journal. Jun 1999;3,2, Hal.103‐118.
Utami. M.dan Rahayu, M. (2003), “Peranan Profitabilitas, Suku Bunga, Inflasi dan Nilai Tukar Dalam Mempengaruhi Pasar Modal Indonesia Selama Krisis Ekonomi”, Jurnal Ekonomi Manajemen, Vol.5, No.2.





